Memulai Usaha Online dari rumah

3 Hal Yang Harus Diperhatikan Untuk Menghindari Penyebaran Virus Corona Di Rumah

Published (updated: ) in Membuat Usaha.

Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut , maka orang itu dapat terinfeksi COVID-19. Seseorang juga bisa terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang sakit.

Jika akan diotopsi harus dilakukan oleh petugas khusus, jika diijinkan oleh keluarga dan Direktur Rumah Sakit. Jika keluarga pasien ingin melihat jenazah, diijinkan untuk melakukannya sebelum jenazah dimasukkan ke dalam kantong jenazah dengan menggunakan APD. Sarung tangan tidak diperlukan kecuali digunakan untuk perlindungan terhadap bahaya mekanis, seperti saat memanipulasi permukaan kasar. APD harus diganti setiap menangani pasien yang berbeda dan dibuang dengan benar dalam wadah dengan penutup sesuai dengan peraturan nasional tentang limbah infeksius.

Cari bantuan medis dengan lebih dulu menelepon faskes terkait, dan ikuti arahan dari tenaga medis. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Anung Sugihantono juga menyatakan agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik menghadapi penyebaran wabah virus corona. Lewat evaluasi tersebut, dipastikan semua faskes rujukan sudah memiliki fasilitas kesehatan yang lengkap. Orang yang sehat juga dianjurkan untuk memakai masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dengan benar, lalu cuci tangan Anda. Gunakan masker dengan benar hingga menutupi mulut dan hidung ketika Anda sakit atau saat berada di tempat umum.

Tidak mau kan, kebiasaan ini membawa hal yang tidak kamu inginkan untuk keluarga atau dirimu sendiri? Beberapa cara mencegah COVID-19 di atas tidak akan lengkap bila Anda tidakupdatedengan informasi terkini. Mulai jumlah kasus, metode pengobatan, rekomendasi ketika bepergian ke luar negeri dan mengikuti saran dari pelayanan kesehatan resmi. Physical distancing akan mengurangi laju penularan dan memungkinkan pasien terinfeksi untuk ditangani hingga sembuh, seperti di grafik terlampir.

Anda juga harus menghubungi fasilitas kesehatan setempat dan mengikuti saran yang diberikan. Kelompok masyarakat, komunitas lansia, dan para individu harus memastikan mereka memiliki informasi tentang fasilitas kesehatan di daerah mereka dan ke mana harus mencari bantuan terkait COVID-19. Jika seseorang sedang melakukan isolasi mandiri atau memiliki keterbatasan gerak, tawarkanlah untuk membantu mereka berbelanja bahan makanan dasar atau obat-obatan. Bila memungkinkan, antarkanlah ke depan pintu rumah mereka sambil tetap menghindari kontak dekat dengan lansia tersebut. Jika seorang lansia sedang melakukan isolasi mandiri dan tidak ada keluarga yang tinggal serumah, sukarelawan organisasi/komunitas kita dapat membantu berbelanja untuk mereka dan mengirimkan makanan dan obat-obatan.

Namun tentu olahraga di tengah pandemi mesti selalu memperhatikan protokol pencegahan virus corona agar tidak justru merugikan kesehatan. “Akibatnya orang yang terinfeksi virus ini kemudian menularkannya dan orang-orang menjadi tertular. Artinya jika tidak memakai masker, tidak ada perlindungan untuk menghindari virus ini,” cetus Ivan. Ivan tak memungkiri, saat berada di luar rumah seringkali antara orang yang terinfeksi Covid-19 namun tidak bergejala dan tidak menyadarinya, kemudian diperparah dengan tidak memakai masker. Bahkan menurut dokter Ivan Adrian, masyarakat bukan hanya harus menerapkan 3M, tapi juga 4M dengan menghindari kerumunan. Ketika kamu pergi keluar untuk membeli kebutuhan seperti makanan atau obat-obatan.

Hindari bepergian ke luar rumah saat Anda merasa kurang sehat, terutama jika Anda merasa demam, batuk, dan sulit bernapas. Segera hubungi petugas kesehatan terdekat, dan mintalah bantuan mereka. Sampaikan pada petugas jika dalam 14 hari sebelumnya Anda pernah melakukan perjalanan terutama ke negara terjangkit, atau pernah kontak erat dengan orang yang memiliki gejala yang sama.

Menghindari Covid

Cuci tangan juga penting dilakukan sebelum menyusui bayi atau memerah ASI. Hindari kontak dekat dengan pasien yang memiliki gejala infeksi saluran napas. Ketika memiliki gejala saluran napas, gunakan masker dan berobat ke fasilitas layanan kesehatan. Koordinasi inside dan kemitraanMengidentifikasi mitra seperti kementerian/lembaga, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, Lembaga Swadaya Masyarakat , organisasi profesi, petugas kesehatan, badan usaha/swasta, dll. Kontak erat risiko rendah sebaiknya membatasi diri dan tidak bepergian ke tempat umum.

Tangan harus dibersihkan dengan cairan antiseptik berbasis alkohol atau sabun dan air sebelum mengenakan masker bersih dan setelah melepas masker. Pemakai harus menghindari menyentuh masker saat dipakai di wajah dan masker harus segera dibuang jika lembap. Penting agar penggunaan masker dikombinasikan dengan tindakan pencegahan lainnya termasuk melakukan kebersihan tangan dan menjaga jarak fisik minimal 1 meter. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 berulang kali menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah penyebaran pandemi virus korona lewat disiplin protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan atau 3M menjadi kunci memutus mata rantai penyebaran virus korona. Cara menjaga kesehatan tubuh saat virus corona bisa dapat kamu lakukan dengan menjaga jarak dengan orang lain saat beraktivitas bersama, minimal 1 meter.

Selalu menjaga jarak fisik lebih dari 1 meter dengan orang lain. Jika dalam kondisi tertentu, semisal tidak ada air dan sabun atau tidak dapat menggunakan air dan sabun untuk membersihkan tangan, solusi lainnya adalah memakai cairan yang berbasis setidaknya 60 persen alkohol seperti hand sanitizer. Cara mencegah dan menghindari virus dapat dilakukan dengan menerapkan perilaku hidup bersih sehat. Pencegahan ini dianggap cara terbaik untuk menghindari penyakit karena sampai sekarang belum ada obat dan vaksinnya. Mereka juga harus menjaga jarak baik saat latihan, salat berjamaah di masjid maupun saat makan di ruang makan, serta selalu memakai masker.